Rumput
laut merupakan salah satu komoditi di bidang budidaya perairan yang dibutuhkan
baik untuk dalam negeri maupun ekspor. Jurnal ini meneliti bagaimana rumput
laut dilakukan kultur jaringan dalam media yang berbeda agar lebih efisien yaitu
media stoples dan botol. Spesies yang digunakan adalah Gracilaria verrucosa. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan
untuk memperoleh bibit rumput laut yang berkualitas baik yaitu menggunakan
sistem kultur jaringan.
Metode dalam penelitian yang dilakukan
adalah talus G. verrucosa
dibersihkan, kemudian dipotong sepanjang 1 cm, kemudian eksplan
disterilisasikan dengan Betadine 1% dan campuran antibiotik 0,1%. Eksplan
dimasukkan ke wadah dan diinkubasi di atas shaker,
pada stoples diberi aerasi. Pemeliharaan selama 8 minggu.
Hasil yang diperoleh yaitu panjang
tunas dari wadah stoples dan botol hampir sama. Jumlah cabang lebih banyak pada
wadah stoples. Jumlah tunas lebih tinggi sedikit dalam wadah stoples. Sedangkan
sintasan lebih tinggi di wadah botol. Dengan demikian penggunaan stoples
sebagai wadah dapat direkomendasikan untuk kultur jaringan Gracilaria verrucosa.
Review jurnal dari :
Fadilah, Siti, Rosmiati, dan Emma
Suryati. 2010. Perbanyakan Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) Dengan Kultur Jaringan
Menggunakan Wadah Ynag Berbeda. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau.
Review oleh : Hanifah
(26010212110032)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar